aku lari mendekap kesibukan, memenuhi kepala dengan segala kecuali kamu, tapi saat akhirnya kelelahan, aku justru rindu nina bobomu.
Minggu, 21 April 2013
Senin, 04 Februari 2013
Minggu, 23 Desember 2012
maka tolonglah mengerti
karena adalah sangat sulit bagi saya untuk berhenti menangis, maka tolong jangan buat saya menangis.
karena adalah sangat sulit bagi saya untuk memaafkan, maka tolong jangan buat saya membenci.
karena adalah sangat sulit bagi saya menjelaskan bagaimana perasaan saya, maka tolong jangan tanya kenapa.
karena adalah saya yang terus bertanya adakah kalian mengerti saya, maka tolonglah tetap disini dengarkan saya, temani saya, perhatikan saya dan yakinkan saya semuanya memang akan baik-baik saja..
Jumat, 23 November 2012
kamis, 22/11/12
halo kamis, apakabar? aku? kau tau apa jawabannya. kamis, apa kau tau semangat pergi kemana? Ia tidak pamit kepadaku, membuatku linglung.
Kamis, mau kah kau menjamuku hari ini? memperlakukanku secara spesial?
aku mengartikan spesial sebagai sesuatu yang hanya aku yang merasakan dan mengalaminya. tapi kau kamis, mana bisa kau hanya untukku. kau milik semua orang. siapa aku bisa memonopoli dirimu?
kamis, aku merasa tidak merasa. bahkan senyumku pagi ini kepada balita yang sedang belajar berjalan pun formalitas produk tatanan sosial yang kami sebut sopan santun, ramah tamah. Kamis, aku bosan dengan segala formalitas hidup, segala kepalsuan. apakah semua orang sudah tidak lagi punya hati dan ketulusan? oh, atau bisa jadi kami punya tapi palsu. kamis, aku benci seperti ini. kau tau, aku tidak ingin menjadi seperti orang kebanyakan, tapi ternyata aku sekarang sudah menjadi seperti orang kebanyakan. yang lebih gila, orang-orang lebih menyukai aku yang seperti orang kebanyakan. mereka sangat senang kubuat senang.
kamis, aku manusia 18 tahun yang kata mereka baru saja menemukan jati diri meski pada kenyataannya diriku sendiri curiga jangan-jangan justru aku baru saja kehilangan jati diri. aku baru saja setuju terhanyut oleh arus sebagaimana orang kebanyakan menyusuri hidupnya. kamis, pikiranku terlalu paradoks, membuatku takut saat yang lain terhanyut senang di dalamnya.
kamis, apa kau masih mendengarkanku? meski aku hanya menulis, aku berharap kau tetap bisa mendengar.
Rabu, 31 Oktober 2012
rindu menjadi anak kecil
saya rindu menjadi anak kecil. saat hidup hanya permainan. saat tangis berhadiah permen. saat dunia begitu luas dan langit begitu tinggi. tak perlulah menumbur batas-batas ini.
Sabtu, 29 September 2012
jangan jadi seperti nyamuk yang kubenci
jangan jadi seperti nyamuk yang kubenci
yang kehadirannya selalu menggangguku
selalu mengusikku
dan membuatku marah
jangan jadi seperti nyamuk yang kubenci
yang selalu membuatku terjaga dan tidak bisa tidur
selalu membuatku gerah dan ingin pergi
dan jangan jadi seperti nyamuk yang kubenci
yang walaupun sudah kurelakan apa yang dia mau, darahku
ia tetap tidak tau diri
Jumat, 28 September 2012
throw your heart into a rubbish bin
5 September 2012
dia membuka pintu hati, suara decit tak terelakan. kosong, seketika kehampaan menyergapnya.
goodboy for goodgirl. ya namanya jodoh dek, ga ada yg tau. ucap kakak dan ibunya di waktu yg berbeda.
6 September 2012
kata banyak org, jaman sekarang kl ga bisa nyakitin ya disakitin. tapi jangankan nyakitin, ngeliat org disakitin aja dia ga bisa.
nyari cowok yang belum pernah ngerokok itu sama susahnya sama nyari cowok yang belum pernah nyakitin cewek.
7 September 2012
hidup itu adil. banyak yang sayang, banyak juga yang nyakitin.
9 September 2012
the world is too busy to care you.
you (always) do something, doesn't mean you like it.
10 September 2012
kita ga bisa ngulang sesuatu yang udah lewat, jadi relakan saja.
11 September 2012
sadarilah, ada orang yang ga bisa menolak dan kacau dalam membuat keputusan.
tak sanggup mengungkapkan kemarahannya, dia hanya menggigit bibir.
12 September 2012
everyone wish that they have a normal life, even every life that they think abnormal is actually normal. so how is normal life that everyone wish?
14 September 2012
makin lama aku merasa hidup ini makin semu. makin sulit meyakini bahwa segala yang terjadi ini nyata.
"apa yang kamu mau?" menjadi pertanyaan yang sulit dijawab saat kamu tak mau apapun (lagi).