Tampilkan postingan dengan label school. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label school. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Juli 2012

Pasal2smanda


Tadi gw nonton dream high di indosiar, drama korea yang walaupun hebohnya udah sampe ga heboh lagi tapi gw belum juga selesai nonton sampe ending. Ceritanya yang tentang persahabatan, mimpi dan segala macem hal di SMA bikin gw kangen sama pasal2smanda. Walau gw ga gaib (sebutan untuk aktivitas menggilai Korea), tapi gw kangen ngeliatin tingkah temen-temen gw saat mereka lagi ngegaib. Tapi bukan gaibnya yang pengen gw ceritain disini, melainkan tentang merekanya.

Sama kayak bumi, kelas gw terbentuk setelah melalui proses yang panjang dan cukup “hot”. Buat gw ga penting gimana awalnya kelas gw terbentuk, yang penting adalah moment-moment yang gw laluin bareng mereka. Mereka jadi bagian hidup gw dan gw juga jadi bagian dari hidup mereka itu menurut gw emang bukan suatu kebetulan. Kayak kata tumblr everything happens for a reason and now I know the reason, just to make me giving thanks to God to have you all in my life!

Amy       : mungkin Mr. T ga cukup berani untuk memperpacar temen gw satu ini haha, ya karena she’s just totally cool. Amy yang birthdaynya sama kayak gw ini adalah kebanggaan orang tuanya, gurunya, kepseknya, dan temen-temennya. Kalo lo ikut lomba dan amy jadi rival lo, siap-siap deh beli tisu :D

Mando : gw bingung deskripsiin orang satu ini, bisa-bisanya dia ini percaya aja sama apa yang gw omongin. Tiap dia galau dan cerita ke gw ya gw mah bantu aja kalo emang bisa. Mando ini setipelah sama Amy, rajin maju ke depan setelah upacara. Dia yang ga mau kalah sama yang laen dan kurang sabaran suka bikin orang laen ga ragu untuk ngajak berantem, but actually he’s a good boy.

Shaumi : kalo yang ini hobi banget tidur dan mencari kedamaian. Tiap dia galau intensitas deket-deket gwnya meningkat, kata dia gw menebar aura damai hahahaha. Tapi shaumi ini yang biasanya mengambil keuntungan biar ga dibully Ipan dengan ngebiarinin aja gw dibully.

Ama       : ama adalah orang yang gw ga perlu repot-repot ngomong karena dia udah ngerti. Bisa dibilang kita miriplah dalam hal bersendu dan bersensitif ria. Ya cuma kadang gw roaming banget tiap buka twitter ada ama dengan huruf kotak-kotaknya.

Bella      : nah umi satu ini paling enak dipeluk. Walaupun jadi uminya anak-anak, sebenernya umi ini yang paling imut, ga heran kalo om Edy cinta bener *ups. O iya karena rumah kita sama-sama diteluk, aku rajin nebeng sama umi dan om Edy.

Dedepe  : kalo Shaumi aman saat gw dibully, maka gw aman saat Dedepe dibully hihi. Tiap gw duet bareng dedepe, anak-anak kelas pasti langsung pada micingin mata.

Ipan       : ini ketua kelas dan ketua bullyer di kelas. Walaupun suka ngebully tapi Ipan ini ketua kelas yang baik yang selalu mengayomi kelasnya, cuma kadang bossy-nya yang suka ga nahan. Awal muawal gw jatuh cinta sama gundam 00 itu juga karena Ipan ini.

Mumus  : yang satu ini adalah cenayangnya kelas gw. Melihat yang ga orang lain lihat adalah hobbynya :D

Diane    : diane ini anak baik-baik yang kemudian jadi hobby dispen dan pulang sejak kenal gw. Karena pasis kita jadi deket banget, yaiyalah!

Jeje        : jeje ini kayak mama gw. Udah emang deket karena pasis juga trus Jeje ini sering nyuapin gw tiap kita makan bekal.

Mirna    : chairmate gw ini pernah bikin heboh kelas. Sama kayak kita dia juga remaja labil yang pernah bikin kesalahan. Walau begitu dia baik lho sama gw.

Fadlin    : lo ga akan ngerasa damai dan hening di kelas kalo ada orang ini. Hobi Fadlin ini ngedoktrin adek kelas biar masuk IPS.

Yudho   : anak pindahan bekasi yang pertama kali mempopulerkan lagu dimananya ayu ting-ting dikelas. Anak ini paling jago mencuri perhatian semua guru dengan rajin membolos haha.

Au          : au adalah partner terbaik gw untuk berkonyol-konyol ria. Kita suka berkelakuan aneh, satu spesieslah.

Perwira   : orang ini adalah orang yang sangat jujur, bahkan kadang terlalu jujur.

Ayu        : gw dulu suka diculik dengerin cerita dia dari zaman iunglitikum sampe zaman hapelitikum :p
Nanda   : engahnya hanif ini kalo ngomong dan bertindak itu lugas banget, tapi dibalik kelugasannya dia sangat dewasa, I think J

Anyi       : ini ibu tiri aku, sama dengan asalnya (Bali) anyi ini penuh pesona ihiy!

Nuke     : cewek baik hati ini adalah bukti nyata apa itu yang namanya cantik, ga heran kalo kita biasa manggil dia princess, habisnya mau diapain aja muka dia tetep cantik.

Feby      : feby ini baik cuma kadang apa yang dia maksud belum bisa dia sampein kayak apa yang dia maksud.

Grin       : ah gurin mah segalanya. Kadang dia lebih tau gw naro sesuatu dimana dibanding gw sendiri yang naro. Kita juga sama-sama sangat cinta anak kecil.

Paul       : We love Paul but we don’t love his father ^^v

Kalo kata abang gw mah, cinta datang karena terbiasa dan yeah itu bener banget. Manusiawi kalo kita pernah kesel dan berantem, yang ga manusiawi itu kalo kita tetep kesel dan berantem sampe ga bisa saling maafin. Apa yang dulu pernah kita ributin, sekarang udah ga penting lagi. Nilai, UN, dan segala salah paham di hari kemaren itu sekarang udah jadi kenangan semata. Yang terpenting sekarang adalah our belonging.

Gw setuju banget sama doa Ipan waktu H-1 UN kita yang intinya kira-kira Ya Allah berkahi semua orang yang membuat kami disini bersama.

Sorry, thanks, and love you all!

Senin, 16 Juli 2012

ke Jakarta


Ini cerita seminggu yang lalu. Pengalaman pertamaku benar-benar bertatap muka langsung dengan Jakarta. Sebelumnya saat aku membaca postingan mas ardiwilda dalam blognya, aku hanya membacanya sambil lalu, tidak benar-benar paham.
tulisan mas ardiwilda bisa dilihat di http://www.ardiwilda.com/2012/06/lima-untuk-tiga.html

Atas dasar mengejar cita-cita, aku merayu mama dan bapak untuk diizinkan ikut SIMAK UI. Selain soal-soalnya yang terkenal tak mudah, lokasi tes yang tidak ada di Lampung pun membuat proses-merayu-nya menjadi lebih sulit. Alhamdulillah, mama yang tak mau seumur hidup mendengar rengekanku menyesal karena tidak ikut SIMAK UI akhirnya mengizinkan. Seperti lirik lagu aku bisa AFI junior “setidaknya ku tlah mencoba”.

Untuk masuk UI sendiri pun sebenarnya ada tiga jalur. Pertama jalur snmptn undangan. Jalur ini berdasarkan akreditas sekolah, nilai rapor dan prestasi siswa. Alhamdulillah aku hanya diberi kesempatan untuk mendaftar tapi belum diterima. Jalur kedua yaitu jalur snmptn tertulis. Seperti namanya, jalur ini berdasarkan nilai ujian tertulis peserta yang diadakan serempak se-Indonesia pada tanggal 12-13 Juni 2012 lalu. Untuk jalur tertulis ini, setelah rapat panjang dengan orang tua, akhirnya disepakati win-win solution dimana pilihan pertama sesuai dengan keinginanku yaitu Ilmu Psikologi UI, ditambah izin mengikuti SIMAK UI dan pilihan kedua yang sesuai keinginan orang tuaku yang sangat berharap anak bungsunya untuk kuliah disini saja, tidak jauh-jauh dari orangtuanya yaitu Ilmu Komunikasi UNILA. Dan ternyata inilah yang kata banyak orang bilang ‘doa orang tua adalah segalanya’. Setelah maju satu hari dari rencana awal, pada tanggal 6 Juli 2012 pengumuman pun akhirnya tiba, aku lulus snmptn tertulis pada prodi pilihan kedua yaitu Ilmu Komunikasi UNILA. Tanpa benar-benar tau bagaimana perasaanku, akhirnya aku bersyukur juga, terlebih saat kutau banyak juga teman-temanku yang belum mendapatkan rejekinya.

Walaupun banyak mengalami perubahan, rencana berangkat ke Jakarta malam itu tetap aku lakukan. Dengan rencana dadakan yang sudah disusun ulang akhirnya aku ditemani kakakku berangkat juga ke Jakarta. Sekitar jam 12 malam aku berangkat dari rumah. Perasaanku malam itu sungguh-sungguh campur aduk, antara kecewa sampai ingin menangis karena belum berhasil masuk UI tapi tak jadi menangis karena takut disangka tak bersyukur padahal sudah diterima di UNILA, geregetan karena tak bisa ikut Akberkelas03 yang sudah aku tunggu-tunggu, sampai sangat excited karena ini pertama kalinya aku ke Jakarta dengan tanpa mobil pribadi alias ngeteng.

Sepanjang perjalanan beberapa kali kakakku menawariku untuk buang air kecil, tapi aku sungguh-sungguh tak minat. Aku sangat pemilih dalam ritual buang-buang. Tak ada jaminan toiletnya bersih membuatku tak bernafsu untuk buang air.

Bagian seru pertama dari perjalananku adalah saat kami harus naik Kopaja dari terminal yang--ah aku lupa namanya--ke rumah Budeku di daerah Ragunan. Walaupun sering mendengar keeksentrikan kopaja, tapi baru kali ini aku menaikinya dan aku benar-benar ‘terpesona’, maksudku ibukota negara mana lagi coba yang angkutan umumnya seperti ini?

Sampai dirumah Budeku, kami beristirahat sejenak untuk kemudian sorenya mengecek lokasi tesku. Lokasi tesku bertempat di SMKN 29 Jakarta Selatan atau yang lebih dikenal dengan STM penerbangan. Hanya perlu sekali naik metromini dari rumah Budeku untuk sampai disana.

Hari H akhirnya tiba, Minggu tanggal 8 Juli 2012, aku bersama peserta lain mengikuti SIMAK UI di lokasi tes kami masing-masing. Tes dimulai jam 10 pagi, tapi aku sudah sampai di SMK 29 sejak pukul 8 pagi. Membunuh waktu, aku berjalan-jalan di seantero SMK 29. Melihat-lihat dan secara naluriah mulai membanding-bandingkannya dengan sekolahku, SMAN 2 Bandar Lampung. Sudah barang tentu ada hal-hal yang hanya ada disini tapi tak ada disana dan sebaliknya. Setelah puas jalan-jalan, aku akhirnya berlabuh di mushola untuk sholat Dhuha, lumayan untuk menghilangkan nervous. Waktu ujian akhirnya datang juga, aku memasuki ruangan dan mulai menghitamkan lingkaran-lingkaran LJK yang harus aku hitamkan sesuai dengan data diri dan jawabanku atas soal-soal yang ada. Sama seperti tes-tes lainnya, tak banyak lagi yang kuingat pasca tes, sesuai dengan tweet info snmptn pada saat snmptn tertulis “datang, kerjakan, dan lupakan”.

Baru setelah ujian selesailah aku baru mulai merasa cemas dan gelisah. Itu semua tak lain karena aku ditantang untuk pulang sendiri ke rumah Budeku dengan naik metromini sendirian. Selama menunggu di halte, aku yang memang bodoh dalam mengingat berkali-kali merapal 75, 75, 75, nomor metromini yang harus aku naiki. Aku semakin parno saat lupa dengan pesan kakakku sebelumnya, “ah pasar apa ya? Pasar mangga apa pasar minggu ya? Tapi tadi dia bilang ada mangganya juga”. Aku semakin tak bisa duduk tenang saat aku tak kunjung ingat dan metromini 75ku pun tak kunjung datang. Sebenarnya bisa saja si kalau aku mau menelpon keluargaku untuk bertanya, tapi aku enggan. “masa payah banget, pulang sendiri aja ga bisa” begitu ucapku dalam hati. Aku lega saat akhirnya metromini dengan kaca ditempeli angka 75 dan bacaan P. Minggu singkatan dari Pasar Minggu datang “oooh akhirnya aku ingat, arah Pasar Minggu turun di mangga besar”. Cepat-cepat bersama penumpang lain aku berebut masuk.

Selama di metromini inilah aku baru benar-benar menyadari dan merasakan apa dan bagaimana Jakarta itu sebenarnya. Mungkin faktor sendirianlah yang tidak memberiku pilihan lain selain memperhatikan sekitarku. Seketika aku merindukan Bus Trans Bandar Lampung yang sering kunaiki sepaket dengan kenyamanan dan keramahan awak bus dan penumpangnya. Di kopaja ini, hanya perasaan ingin cepat-cepat turun yang kutemui. Sepanjang perjalanan, tak pernah kutemui orang--baik didalam kopaja maupun diluar kopaja--yang melakukan aktivitasnya tanpa berkerut kening. Deru mesin, umpel-umpelan penumpang dan bunyi klakson semakin menambah garang kota ini. Sekelebat spanduk-spanduk cagub dan cawagub diseantero jalan membuatku berfikir “kira-kira apa sebenarnya yang bisa mereka lakukan untuk Jakarta yang sudah sedemikian rupa ini?”. Akhirnya walau hanya bermodalkan ingatan yang seadanya, syukurlah aku sampai di rumah Budeku dengan selamat.

Kamis, 15 Maret 2012

atas nama solidaritas

disuruh sokongan demi "kelancaran" ujian. makin ga ngerti sama sistem. jadi buat apa ada ujian? hasil dari beberapa temen yang kreatif dan berinisiatif buat "project" ini. bukan sekedar tentang materinya tapi esensinya. mereka sebegitu takutnya sama ujian sampe-sampe ga takut lagi sama Tuhan. iya sih gw juga kadang-kadang masih nyontek, tapi coba deh pikir, nyontek aja udah dosa apalagi kalo pake bayar?

gw cuma takut ga berkah. karena nila setitik rusak susu sebelanga. karena sokongan yang sedikit seumur hidup pendidikan diitung haram. astaghfirulloh..

Sabtu, 17 Desember 2011

hari ini

hari ini lengkap nano-nano, tapi aku ini udah ngantuk jadi ga panjang-panjang ah ceritanya~
setelah semalem beraha-ihi deg-degan ga jelas smsan sama adul yang bikin gw inget sama that person, gw baru tidur sekitar jam 2 atau setengah 3. Parah banget, tadi pagi jam setengah 9 gw baru bangun. Terus cabut sama mama ke smanda ambil lapor. Gw puas banget sama nilai-nilai jujur gw. Mama juga seneng liatnya, gw tambah seneng liat respon mama yang tambah seneng waktu gw cerita gw ga suka budaya tamabah nilai, mama setuju sama gw. Kata mama terserah mereka mau gimana, yang penting adek ga gitu.

Kemaren-kemaren pas nganterin amani ngumpul tugas ke rumah sensei, (nah kalo kelas amani kasusnya beda, emang nasib kelas mereka sebelumnya dapet sensei alex yang baek nilai banget trus diganti sensei yon yang detail banget) gw sempet nyampein idealisme gw ke sensei, gw bilang "males ah sensei saya bikin tugas untuk nambah nilai, kalo remed iya saya mau, tapi kalo udah ga remed mah udah ah gausah ah hehe". Dan sensei bilang dong "ya memang harusnya gitu kok". Seneng banget deh, ternyata masih ada pihak yang masih peduli sama esensial proses belajar dan nilai itu sendiri.

Oh iya just for informaation, gw ranking 20 lagi doooong dari 22 siswa. Tapi yaaaah masa bodo tuh. Buat apa juga dapet ranking, bukan muna atau sok alim gw masih percaya kok surga neraka itu ada haha.
Sesuatu yang diawalin dengan yang haram yah sampe akhir juga ga akan jadi halal ga sih? kalo rejeki mah ga kemana tuh~

trus tadi buka twitter, gw baca mention febi yang bilang sensei menilai gw, amy, dan grin sebagai karakter yang kuat, walaupun ga ngerti dan ngerasa pantas untuk penilaian itu entah kenapa gw ngerasa seneng banget, walaupun masih dengan tetep penasaran juga hahahahaha xD

Sabtu, 10 Desember 2011

Class meeting

Hari-hari setelah ulangan semester, itu yang disebut class meeting. Sesuatu yang menurut gw ga pernah ga menyebalkan. Dari kelas X dulu gw selalu muak liat tingkah temen-temen dan guru-guru di kelas gw. Speak sana, speak sini dan tadam! tiba-tiba nilai lo jadi naek, jadi bagus, kadang justru lebih bagus dari anak rajin yang ga maen speak.

gw dari kelas X cukup tau diri dengan tingkat kerajinan dan intelektual gw. tiap ada pengumuman nilai, gw cuma bakal nanya, gw remed ga? kalo remed ya gw bakal nemuin tuh guru yang bersangkutan untuk nyelesain "utang" gw, ngerjain tugas untuk memenuhi tanggung jawab passing grade gw. gw paling males naekin nilai gw, terlebih gw yang ga akan pernah inget sama nilai gw sebelumnya, gw ga ngerasa nilai itu penting. I don't care about SNMPTN Undangan atau apapun itu kalau caranya kita harus ngerengek-rengek ke guru dan melakukan segala hal yang ga seharusnya kita lakukan.

dan kalaupun mungkin gw ngelakuin suatu upaya untuk naekin nilai gw, biasanya itu pure karena gw terikat dengan kata solidaritas anak kelas, ga enak aja diliat ga kompak atau semacamnya. Tapi toh kalo semua nilai gw dikasih pas KKM juga gw ga masalah selama gw ngedapetin itu memang seperti seharusnya. Ulangan ikut ulangan dan remed ikut remed. gw sama sekali bukan manusia yang rakus nilai, terlebih kalo gw emang ga pantes dapetin itu. Tapi kalo gw udah belajar dengan rajinnya dan gw yakin bener seharusnya nilai gw besar, itu laen soal. Gw bakal perjuangin apa yang memang seharusnya milik gw.

dibilang sok suci atau semacemnya gw ga peduli. Menurut gw mereka yang takut dibilang jelek adalah memang hanya karena mereka jelek. Yeah, it's me. Iya gw idealis, terus kenapa? toh selama idealisme gw ga ganggu orang laen dan ga ngerusak keseimbangan sekitar, I think It's alright.

dan gw paling iak banget liat temen-temen gw yang dengan seenaknya memanfaatkan temen-temen gw yang laen yang ga enak untuk nolak saat dimintain tolong untuk nyelesain tugas mereka cuma demi naekin satu dua point nilai, dan apalagi dengan kurang ajarnya, biasanya mereka yang udah dibantuin malah nge-bossy dengan ga tau diri, gw cuma ga habis fikir sama apa sih yang sebenernya ada di kepala mereka?

gw selalu percaya sama petuah mama "orang yang berbuat kebaikan pasti dibalas dengan kebaikan, begitu pula sebaliknya"
saat lo buat orang lain bahagia, ya someday lo akan dibuat lebih bahagia dari lo ngebahagiain orang lain. Dan begitu pula sebaliknya, itu pasti.

Rabu, 23 November 2011

surat untuk smanda

terinspirasi dari kebebasan penulis menyuarakan isi kepalanya dalam artikel ini http://www.anakui.com/2011/11/22/surat-untuk-ui/

terserah kalau saya dinilai sebagai seseorang yang selalu mengeluh dan menuntut, saya ga peduli. tapi setidaknya saya terbebas dari sesak isi kepala saya. bukan karena saya tidak bersyukur menjadi bagian dari SMANDA, melainkan justru karena saya merasa menjadi bagian kecil tersebut, yang meski hanya kecil tetap menginginkan yang terbaik dari SMANDA.

dear smanda,
saya ga ngerti, bukan sebenarnya terlalu banyak hal yang saya ga ngerti dari anda. mulai dari segala pepraturan anda yang ga pernah diatur dan dilaksanain warganya sampai semua kebijakan anda yang menurut saya sangat ga bijak.

saya bingung harus mulai dari mana. pertama sampai saya sekarang pun saya ga ngerti kenapa anda harus repot-repot menyandang predikat RSBI yang dimata saya dan saya yakin dimata banyak orang lain pun sama bullshitnya. I mean, what's actually the function of that?
mulai dari kualitas pengajar dan yang diajarnya. mari kita jujur-jujuran, ada begitu banyak guru yang saya juga bingung kok bisa-bisanya "beliau" lulus sebagai guru? guru smanda lagi yang KATANYA sekolah terbaik disini. tanpa saya sebutkan pun saya yakin semua murid smanda sudah punya guru the most unfavorite nya masing-masing. Jangan tanya saya, saya cuma punya 3 guru favorite, sisanya masuk ke daftar unfavorite.

sekarang dari pihak yang diajar. bagi saya dan beberapa teman saya, menjadi bagian dari anda adalah sebuah perjuangan yang sangat besar. tapi betapa kecewanya kami, ketika di setiap pergantian tahun ajaran, anda menerima "tamu" yang berniat menanam investasi di kursi sekolah, dan deal! Kemudian akhirnya tamu-tamu anda bergabung menjadi bagian dari keluarga besar smanda. hebatnya lagi, tamu-tamu anda selalu meminta perhatian lebih dibanding murid lain, mereka lebih aktif ke kantin belakang dan kadang-kadang "mampir" di kantor polisi. memberi warna pada almamater kita, sayangnya warna hitam.

dan kemudian, fasilitas? ini adalah topik yang selalu berhasil membuat murid-murid smanda mengelus dada ketika membahasnya. setau saya, kalau tidak salah angkatan saya sampai saat ini masih belu mendapat loker seperti yang dijanjikan, sampai saat ini saya dan teman-teman masih mendamba wi-fi yang bisa dipakai untuk googling, dan sampai saat ini kami masih berharap tidak akan marah-marah karena mendapati gadget kami rusak karena di-cas di listrik smanda yang ternyata tegangannya ga stabil. oh iya, sampai saat ini pun kami ga tau tuh fungsi jalan smanda diaspal itu buat apa. apa pernah kita setuju? ups, salah deng, apa pernah kita ditanya setuju apa enggak?

muak bahas hardware-nya smanda, sekarang kita bahas software-nya. kita mulai dari staffnya. saya pernah pegang jabatan di ekskul, saya pernah bener-bener keteteran ngatur jadwal latihan sama kaldik smanda yang ternyata ga guna sama sekali. acara di smanda itu ya suka-suka. kalo hari ini mau dispen sesekolah nongkrong-nongkrong ya hayo aja. kalo besok mau ngundurin orgab karena ada guru yang nikahan ya ga masalah. mereka bilang jadwal mah fleksibel aja. tanpa pernah peduli ada pihak lain yang bener-bener mempersiapkan sesuatu luarbiasa buat kebaikan smanda. seringkali smanda lupa, kalau ada ekskul-ekskul dengan segala progja didalamnya.


dan yang terakhir, kami bingung. sebagai murid, jelas dong kami harus mengikuti apa yang diajarkan guru kita. tapi bagaimana kalau guru kita mengajarkan yang tidak baik pada kita? menunjukkan pada kita bagaimana cara merokok, menunjukkan bahwa dengan sedikit kelihaian berkomunikasi pada waktu yang tepat (class-meeting) kita pasti akan mendapatkan apa yang kita mau (nilai besar). dan katanya kita harus selalu jujur, tapi apa yang akan terjadi saat UN nanti, apakah anda juga akan "bertindak"? wahai smanda..

best wishes
your rebel student

Senin, 07 November 2011

kuliah

beberapa hari ini emang bener-bener bikin otak gw keseleo deh. menebak-nebak di universitas dan jurusan apa akhirnya nanti gw di jodohin sama takdir, bikin perut gw akhir-akhir ini mules *berasa kayak mau naek histeria.

kemaren-kemaren ada alumni SMANDA yang mampir ke kelas dengan maksud memotivasi juniornya untuk ngikutin jejak dia kuliah di luar, Oh God! siapa siiii yang ga mau???
dan gara-gara tuh orang sekarang gw jadi keranjingan kebelet ke luar negeri, gw pengen ke jerman terus nanti holidaynya ke paris, terus ke swiss, terus ke belanda, terus ke belgia, terus terus terus teruuuuuuuuuus

HEY DREAMS! PLEASE COME TO MAMAAAAAAA!



Selasa, 25 Oktober 2011

president university

kemaren-kemaren pas hari minggu tanggal 23 oktober 2011, gw sama temen-temen ikutan USM-PU berharap dapet beasiswa full 250.000.000. dan hari ini pengumumannya udah keluar, ini dia :


Ref No. 1163/PU-Admission/X/2011                                           Kota Jababeka, 25 October 2011

Name              : Hartati
Major               : Communication (Visual Communication Design)
School             : SMAN 2 Bandar Lampung
Application No: B994760

Dengan Hormat, Hartati,
Berkenaan dengan hasil Ujian Saringan Masuk President University yang telah dilaksanakan tanggal 23 October 2011 di Bandar Lampung, 
kami Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) menyampaikan bahwa Anda dinyatakan lulus seleksi sebagai calon mahasiswa President University Tahun Akademik 2012/2013, Kategori 2 dan berhak mendapatkan beasiswa dari PT Jababeka, Tbk dengan skema pembayaran sebagai berikut:
Biaya kuliah sampai selesai : Rp. 250.000.000,-
Besarnya Beasiswa               : Rp. 180.000.000,-
Jumlah yang harus dibayar    : Rp. 70.000.000.-
Cara pembayaran                  : Rp. 7.000.000,- (per semester selama sepuluh semester)

Dalam rangka persiapan sebelum masuk perkuliahan, Anda wajib mengikuti Program Pra Perkuliahan Bahasa Inggris dan Matematika Bisnis yang akan dimulai pada bulan Agustus 2012. Adapun biaya Pra Perkuliahan ini sebesar Rp. 3.500.000.-

Selamat atas keberhasilan Anda dan selamat bergabung di President University. Untuk keterangan lebih lanjut silakan menghubungi Marketing Departement, Telp: (021)8910 9762/63 Ext. 112/113/114 (Bp. Paulus dan Bp. Tama) atau Finance Department di 120 (Bp. Whereson).
Catatan:
1. Jumlah yang harus dibayar pertama kali adalah:
a. Biaya kuliah semester pertama : Rp. 7.000.000,-
b. Biaya pra perkuliahan : Rp. 3.500.000,- (*hanya dibayarkan sekali)
Total : Rp. 10.500.000,-
2. OPSI PEMBAYARAN:
a. Pembayaran TUNAI (*) : Rp 10.500.000,- (Sepuluh Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) sebelum 30 November 2011 GRATIS 1 buah Sepeda
Mount Bike
b. Pembayaran CICILAN (**) : Rp. 3.500.000,- (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) sebelum 25 November 2011; Rp. 3.500.000,- (Tiga Juta Lima
Ratus Ribu Rupiah) sebelum 23 December 2011; Rp. 3.500.000,- (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) sebelum
31 January 2012
*)Pemberian sepeda berlaku setelah pendaftaran ulang di President University pada bulan Agustus 2012
**)Khusus cicilan, bilamana pembayaran cicilan tidak dilakukan 2 kali berturut-turut, maka Anda dianggap mengundurkan diri.
3. Semua biaya yang telah dibayarkan akan dikembalikan setelah dipotong/dikenakan biaya administrasi sebesar Rp. 1.000.000,- dari total biaya
yang telah dibayarkan dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Calon Mahasiswa tidak lulus dari SMU; atau
b. Calon Mahasiswa diterima dan terdaftar di salah satu dari 3 universitas lokal berikut ini: UI, UGM, dan ITB sesuai dengan penerimaan
SPMPTN/UMB (strata I) dan memilih untuk berkuliah di salah satu universitas tersebut.
c. Pengunduran diri akan diproses oleh President University setelah ada bukti-bukti tertulis, seperti pengumuman di media cetak ataupun surat
keterangan dari SMA yang bersangkutan, dan paling lambat satu bulan setelah pengumuman.
4. Menyerahkan legalisir dokumen SMA seperti Raport, SKHUN, Ijazah, Paket C (jika mengikuti program tersebut), pas photo berwarna (4x6) 2
lembar, fotokopi kartu pelajar/KTP/SIM, ke Admission Departement dengan Ibu Risa/Ibu Dara Ext. 119,
selambat-lambatnya 1 Oktober 2012
5. Setiap peserta hanya diperbolehkan mengikuti 1 (satu) kali tes masuk Beasiswa President University untuk setiap tahun ajaran baru.
6. Setiap Mahasiswa, wajib untuk tinggal di Asrama President University pada 1 tahun pertama
Pembayaran pertama dapat Anda transfer melalui Rek. berikut:
Yayasan Pendidikan Universitas Presiden, No Rek: 8730. 1235. 67 , Bank BCA cabang Metropark.

Alhamdulillah ternyata gw ga oon-oon banget, tapi 70.000.000 tetep aja mahal, jadi gw ga ambil deh tuh PU. Masih berharap banget dapet Psikologi-UI dan moga juga dapet beasiswa full, terserah deh dari mana aja :D

ps. : masih ngayal seandainya tuh beasiswa PU bisa diuangin, 180.000.000 wow!

Minggu, 01 Mei 2011

outbound

Our parents certainly are not strangers to us. However, for some reason we often feel awkward to talk to them. maybe it does not happen to everyone, but at least it happened to me. yeah I always have difficulties to communicate with my parents. I do not know why, something that I know it's difficult.

for example now, my school held an outbound. we all know that outbound held not to be not followed by the students. so, I should also follow it cause I'm one of the students. and to follow it, we obviously need to communicate it with parents in order to obtain a license and of course the cost of outbound. although including the cheapest price in the travel price list doesn't mean that price is cheap. even more so when we know that our parentsdo not just pay for ourselves , that price really does not sound cheap.

but whatever the reason I really wish that I could follow the outbound cause  whenelse I have a chance to travel to extraordinary objects with my classmates who are also extraordinary. I just hope God will be generous toonce again entrust me his sustenance u.u